Ditarget Naik Kelas Menjadi Type B,RSUD Kini Berganti Nama Menjadi RSUD Khidmat Sehat Afiat (KISA)

Berita88 Dilihat

Depok,prabunews.com Wali Kota Depok, Mohammad Idris menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok yang kini berganti nama menjadi RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) bisa naik kelas (type) dari C ke B pada tahun depan.

“Memang untuk naik kelas menjadi type B ini ada plus minusnya, tapi plusnya lebih banyak. Kalau kurangnya harus kerjasama dengan BPJS terkait kebijakan keputusan presiden. Misalnya jika sudah jadi type B maka nanti yang masuk RSUD harus ada rujukan dari RS type C, kalau darurat sih enggak apa-apa, tapi rawat biasa harus memiliki rujukan dari type C karena kalau tidak ada itu nantinya enggak bisa diklaim BPJS nya,” ujar Idris, Selasa (28/02/23).

Pernyatan itu dikatakan Idris saat meresmikan nama baru RSUD Depok menjadi RSUD Khidmat Sehat Afiat dan pengembangan layanan terbaru RSUD KISA.

Ia menambahkan, jika sudah naik kelas menjadi type B, keuntungannya rumah sakit akan memiliki banyak dokter spesialis.

“Namun fasilitasnya harus lengkap juga, makanya targetnya 2024. Kami tidak mau ketika sudah menjadi type B namun alat-alat dan SDM nya enggak lengkap, akan jadi cibiran nanti,” paparnya.

Direktur RSUD KiSA, Devi Maryori mengatakan, pihaknya akan melengkapi sarana dan prasarana serta SDM nya hingga akhir 2024 agar RSUD KISA naik kelas menjadi type B.

“Jika itu sudah dilengkapi maka sudah memenuhi tuntutan untuk type B, saat ini prosesnya masih berjalan terus,” tandasnya didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika RSUD KISA sudah naik kelas, maka nantinya biaya atau klaim yang dibayarkan oleh BPJS lebih tinggi dari pada type C.

Sementara itu Ketua DPRD Depok, H TM Yusufsyah Putra mengatakan, berkaitan dengan anggaran kesehatan pihaknya mengacu pada peraturan perundangan yakni 10 persen dari APBD Kota Depok.

“Itu diluar gaji dan merupakan belanja modal, itu sesuai amanah UU 36/2009 tentang kesehatan. Jadi 10 persen yang dialokasikan untuk anggaran kesehatan dari APBD,” ungkapnya.

Dengan perubahan nama tersebut, saat ini RSUD KISA memiliki tujuh fasilitas layanan kesehatan tambahan seperti ESWL (penghancuran batu ginjal tanpa operasi), Rehabilitasi Medik, Hemodialisis, Klinik Perawatan Luka dan Stoma, CT Scan 128 Slices, Mammografi dan Labolatorium Patologi Anatomi

kang prabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *