Mr X Gantung Diri di Pohon Kamboja

Berita250 Dilihat

Depok prabunews.com Seorang warga tanpa identitas, Senin (19/12) pagi ditemukan tewas tergantung di Pohon Kamboja area Pemakaman Serua RT 4/02, Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari.

Ketua Pokdarkamtibmas Sektor Polsek Bojongsari, Abdul Wahab mengatakan, pertama kali jasad pria paruh baya ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan seutas tali tambang diikatkan di salah satu dahan pohon di area pemakaman.

“Sekitar pukul 08.21 WIB anggota kami langsung mensterilkan lokasi kejadian dari kerumunan warga yang ingin mendekat,” ujarnya.

Dia menambahkan, tidak lama berselang petugas inafis Polres Metro Depok mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Petugas inafis melalukan olah TKP dan memeriksa jenasah korban bunuh diri dalam keadaan posisi gantung diri menggunakan seutas tali tambang warna kuning,” paparnya.

Ia menyebutkan, warga sekitar tidak ada yang mengenal korban. Diduga korban merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang ada di sekitar lokasi.

“Belum ada identitas korban. Dari hasil keterangan dan analisa warga, korban memiliki gangguan kejiwaan dan bukan warga sekitar,” tuturnya.

Kecurigaan itu ditambah lagi bahwa dari ciri-ciri korban rambut pendek, kulit kecoklatan, celana pendek kuning dan menggunakan sendal jepit berbeda warna satu kiri hitam dan kanan warna biru.

Terpisah Wakapolsek Bojongsari, AKP Ahmadi menambahkan, petugas inafis Polres Metro Depok sudah melakukan olah TKP.

Sekitar area temuan mayat gantung diri sudah dikelilingi garis polisi untuk proses penyelidikan lebih maksimal, tidak ada warga yang mendekat. Sementara ini tidak ada kartu identitas yang ditemukan pada badan korban,” jelasnya.

Sebelumnya sorang pria berinisial AS (50) ditemukan tewas seorang diri di kediamannya di Perumahan Pesona Bedahan, Sawangan, Kota Depok.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bojongsari, Kompol Yogi mengatakan, jasad korban ditemukan oleh warga.

Saat itu, para warga tengah melakukan kerja bakti memperbaiki lampu jalan komplek. Mereka kemudian mencium aroma tak sedap sekitar pukul 16.30 WIB.

“Warga mendobrak karena pintu dalam keadaan terkunci dan setelah pintu berhasil terbuka, didapat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” kata Yogi.      (kang prabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *