Wali Kota Ultimatum Kontraktor Jembatan Jatijajar

Berita173 Dilihat

Depok,prabunews.com Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengultimatum pelaksana proyek Jembatan Jatijajar agar selesai di akhir Januari ini.

“Pembangunan yang belum selesai seperti Jembatan Jatijajar sudah dikonsultasikan ke kejaksaan sebagai pendamping bisa diperpanjang sampai akhir Januari 2023, 50 hari dari tanggal 20 Desember 2022. Harus selesai, kalau tidak selesai berarti cut off,” ujar Idris kepada depokprabunews.com , kemarin.

Begitu juga, sambungnya, dengan pembangunan trotoar Jalan Raya Margonda segmen tiga saat ini sudah rampung semua dan segmen satu sebelah kiri tidak dianggarkan dikarenakan terkait dengan pembebasan lahan Ramanda.

“Kalau segmen dua yang di tengah-tengah, direncanakan dibangun tahun ini namun masih dikonsultasikan dengan pusat karena jalan milik pusat,” paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk pembangunan Underpass Dewi Sartika seharusnya sudah selesai di akhir tahun 2022 kemarin.

“Laporannya sih sudah selesai, tinggal beresin puing-puing. Penggunaannya menunggu diresmikan oleh Pak Gubernur. Direncanakan minggu kedua Januari,” jelasnya.

Sebelumnya, terkait dengan proyek Jembatan Jatijajar, Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Hj Citra Indah Yulianty mengatakan telah berkonsultasi dengan kejaksaan untuk perpanjangan waktu.

“Iya, Jembatan Jatijajar ini bisa lompat tahun, secara aturan hukum boleh kok. Kami juga sudah izin ke Ibu Kejari dan Datun saat kami membuat laporan minggu kemarin,” ungkapnya.

Setidaknya, tahun ini ada beberapa proyek infrastruktur krusial yang ditangani PUPR seperti rehab Jembatan GDC, betonisasi lanjutan Jalan Boulevard GDC, lanjutan penataan pedestrian Margonda segmen 3, penanganan pekerjaan beton dari Simpang Kartini sampai sebelum Ciliwung.          (kang prabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *