Gedung SDN Curug 01 Terancam Ambruk

Berita140 Dilihat

Depok,prabunews.com Perataan lahan perumahan di wilayah Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, menuai protes dari para praktisi pendidikan SDN Curug 01. Pasalnya aktivitas perataan tanah yang dilaksanakan oleh PT Graha Perdana Indah (GPI) memicu keretakan konstruksi bangunan gedung sekolah.

Kepala SDN Curug 01, Hati Nurhayati mengatakan, sejauh ini tidak ada koordinasi sama sekali dari pihak PT GPI terkait kegiatan perataan tanah dekat sekolah yang diduga menjadi pemicu retaknya bangunan sekolah.

“Dari awal kegiatan, tidak pernah ada perwakilan pengembang yang datang kepada kami untuk sekedar memberitahukan akan ada kegiatan perataan tanah dekat bangunan sekolah kami, dan sekarang jelas dampak dari perataan tanah itu konstruksi bangunan sekolah banyak yang retak,” ujarnya, kemarin

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, lanjutnya, tanah di dekat tembok sekolah semakin turun dan bisa memicu ambruknya gedung sekolah.

“Kami mohon kepada pihak terkait untuk membantu mencarikan solusi atas permasalahan ini,” keluh Nurhayati.

Dia menambahkan, tak hanya pagar bangunan sekolah yang mengalami retak, namun lantai sekolah banyak yang mengalami keretakan akibat aktivitas penggalian tanah sedalam hampir delapan meter dekat konstruksi bangunan sekolah.

“Kami sangat khawatir karena tanah dekat pondasi sekolah semakin turun, jika tergerus air hujan dapat berakibat fatal dan bisa merobohkan bangunan sekolah,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya, permasalahan retaknya pagar dan lantai bangunan sekolah sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kota Depok.

“Kami sudah laporkan ke Dinas Pendidikan dan Pak Madarif Anggota DPRD Depok juga sudah datang melihat kondisi kerusakan gedung sekolah, kami berharap akan ada solusi jangan sampai gedung sekolah kami roboh akibat aktivitas perataan tanah untuk perumahan,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Rahmat salah satu pemerhati pendidikan menyayangkan lambannya respon dari pemerintah terhadap permasalahan tersebut.

“Jika pihak sekolah sudah melaporkan hal ini ke Dinas Pendidikan, seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Dinas Pendidikan segera merespon untuk mencarikan solusi terbaik. Jujur kami sangat prihatin dan kecewa karena sampai sekarang belum ada solusi terhadap permasalahan ini, kami berharap Pak Madarif selaku wakil rakyat bisa membantu memperjuangkan harapan para praktisi pendidikan dan para orang tua murid SDN Curug 01,” pungkasnya.        (kang prabu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *