DEPOK PRABU NEWS.COM Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mengevakuasi seorang lansia berusia 75 tahun yang mengalami stroke di RT 02 RW 01, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Depok.
Lansia tersebut dievakuasi dari kamarnya yang berada di lantai dua untuk dibawa ke rumah sakit. Pihak keluarga meminta bantuan Damkar karena tidak dapat membawa pasien karena keterbatasan alat.
Danru Regu B UPT Damkar Tapos, M. Syaiful mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut pada, Sabtu (19/07/25) sekitar pukul 08/30 WIB. Warga melaporkan bahwa orang tuanya mengalami stroke dan hendak dibawa ke rumah sakit, namun keluarga kesulitan karena lansia berada di lantai dua.
“Saat kemarin kami melaksanakan piket, disaat kurang lebih jam 08.30 WIB kami menerima laporan dari masyarakat, dimana ibu mertuanya minta dilakukan evakuasi dari lantai dua,” katanya, Minggu (20/07/25).
Lalu, sambungnya, anggotanya mengevakuasi lansia tersebut dari ketinggian lima meter. Karena pasien mengalami penyakit stroke, maka petugas harus hati-hati saat evakuasi.
“Kurang lebih ketinggian lima meter, untuk pemindahan ke rumah sakit. Karena lansia ini kurang lebih umurnya 75 tahun dan terkena stroke. Maka kami melakukan evakuasi proses pemindahan dari lantai 2,” paparnya.
Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan oleh enam orang. Terdiri dari tiga anggota UPT Tapos dan dibantu tiga orang dari Pos Merdeka.
Dalam evakuasi itu, petugas menggunakan teknik lowring yaitu dengan cara penggunaan pemindahan dari titik tinggi ke titik terendah. Petugas terpaksa membongkar pegangan tangga untuk memperlancar proses evakuasi.
“Namun karena ada beberapa faktor yaitu yang pertama si lansia ini apabila ada pergeseran tubuhnya itu sakit, maka dari itu kami menggunakan tandu atau stretcher yang melewati tangga biasa. Kami ada pembongkaran sedikit pegangan tangga, karena satu faktor tangga itu yang begitu curam,” ungkapnya.
Proses evakuasi memerlukan waktu 1,5 jam. Petugas harus ekstra berhati-hati saat evakuasi karena kondisi lansia yang sedang sakit.
“Untuk pemindahan kurang lebih memakan waktu 90 menit, karena kami harus memindahkan lansia ini secara perlahan dan hati-hati. Ketika ada pergeseran dari tubuh tersebut, lansia ini akan kesakitan,” tukasnya.
Setelah berhasil dievakuasi, petugas juga mendampingi pasien ke RSUD ASA.
kang prabu






