Dewan Dakwah Depok Gelar Pelatihan Dai, Cetak Kader Siap Berdakwah di Era Digital

Berita703 Dilihat

DEPOK PRABU NEWS.COM  Depok — Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Depok menggelar Pelatihan Dai pada Sabtu–Ahad, 5–6 Juli 2025, di Masjid Ulul Albab, Perumahan Politeknik UI, Beji, Depok. Kegiatan ini diikuti sekitar 20 peserta yang antusias menyerap ilmu sebagai bekal berdakwah di masyarakat.

Pelatihan dibuka oleh Ketua DDII Depok, Hasan Basri, disusul sambutan dari Ketua Majelis Syuro DDII Depok, Kiai Muhsin, serta Sekretaris Umum MUI Kota Depok, Dr. Ahmad Fikri. Dalam sambutannya, Dr. Fikri mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah nyata memperkuat syiar Islam diDepok.

Hari pertama langsung diisi materi-materi ‘berat tapi penting’. Nuim Hidayat mengulas Perang Pemikiran di Era Digital, dilanjutkan Dr. Dona Fitria yang membahas Urgensi Dakwah Berbasis Riset untuk Generasi Milenial dan Zillenial. Ketua Dewan Dakwah Jawa Barat, Roinul Balad, membedah Peluang dan Tantangan Dakwah di Jawa Barat, dan ditutup oleh Sabar Sitanggang yang menyampaikan materi bertema Agar Asing di Rumah Sendiri.

Hari kedua tak kalah padat. Ketua Umum Dewan Dakwah Pusat, Dr. Adian Husaini, hadir membawakan tema Peran Dewan Dakwah dalam Membina Umat dari Masa ke Masa. Ustadz Asprilla Sandi mengajak peserta mendalami Teori dan Praktik Tahsin Tilawah Quran, Dr. Teten Romly mengulas Fenomena Bias Tafsir di Tengah Euforia Moderasi Beragama, dan Hasan Basri kembali tampil dengan materi Retorika Da’i.

Sebagai penutup, para peserta berkesempatan mempraktikkan ceramah secara bergantian. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama, penuh keakraban.

Antusiasme peserta sangat terasa. Salah satu peserta, Tomy, mengaku materi yang disampaikan benar-benar “menampar” dan menyadarkannya akan pentingnya memperbaiki diri sekaligus aktif berdakwah.

Senada, Sekretaris Dewan Dakwah Kota Depok, Rahmat Noval, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga ajang kaderisasi dai yang siap berjuang menegakkan amar ma’ruf nahi munkar di masyarakat.

Dengan semangat para peserta yang membara, Pelatihan Dai ini diharapkan mampu melahirkan dai-dai muda yang tidak hanya cakap di mimbar, tetapi juga mampu menjawab tantangan dakwah di era digital.

 

kang prabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *