PUPR Bakal Tambah 2 Sumur Resapan Akibat Banjir Di Sawangan

Berita209 Dilihat

Sawangan,depokprabunews.com Kondisi Jalan Raya Pengasinan yang selalu terendam banjir saat turun hujan membuat warga dan pengguna jalan merasa geram.

Ketua RW 06 Kelurahan Pengasinan, Abdul Kodir meminta apparat kelurahan, kecamatan hingga Pemerintah Kota Depok untuk melakukan langkah konkret mengatasi banjir di jalan tersebut.

“Warga dan pengguna jalan sudah sangat kesal karena setiap hujan turun, baik deras maupun kecil, jalan selalu banjir. Ini sudah 20 tahun tapi enggak beres-beres,” ujar Kodir kepada depokprabunews.com , Kamis (18/11).

Ia menjelaskan, pemerintah kota telah melakukan beberapa upaya untuk menangani banjir di Jalan Raya Pengasinan dengan membangun resapan air. Namun, saat ini resapan tersebut sudah tidak berfungsi lagi.

“Sumur resapan enggak efektif, kalau enggak salah anggarannya capai ratusan juta untuk membangun resapan itu, tapi hanya sebentar berfungsinya,” katanya.

Pria yang akrab disapa Bolot itu meminta kepada pemerintah kota untuk menggali saluran air sepanjang kurang lebih 150 meter.

“Satu-satunya cara harus digali dan dipasang u ditch dari mulai warkop, RGI hingga material. Yang penting digali dulu, pasang u ditch nya belakangan enggak apa-apa. Kami bersama Ketua RW 07 sudah sepakat untuk itu,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi Lurah Pengasinan, Asep Suherman mengungkapkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan PUPR untuk mengatasi banjir di titik tersebut.

“Insya Allah di tahun ini paling telat di Desember esok akan dibangun lagi dua titik sumur resapan, ini untuk sementara waktu mengatasi banjir di lokasi itu,” tanggapnya.

Untuk jangka panjang, sambungnya, di tahun depan sudah dianggarkan pembangunan darainase hingga ke perbatasan Kelurahan Sawangan.

Mudah-mudahan akan dibangun kanan-kiri drainasenya. Untuk jalan rusak dekat perbatasan Sawangan, itu selalu dilakukan perawatan. Namun memang tidak ada drainase air meluap ke jalan dan jalan cepat rusak lagi,” katanya.

Sebelumnya Ketua LPM Pengasinan, Mulyadi Gojong mengungkapkan, untuk mengatasi persoalan yang sudah berlarut-larut tersebut, pihaknya telah mengajukan pembuatan sodetan dari Jalan Raya Pengasinan menuju Kali Caringin.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan pembangunan sodetan ke Kali Caringin, namun hingga kini belum terealisasi,” katanya.

Soleh, salah seorang pengguna jalan mengaku kesal saat melintas di Jalan Raya Pengasinan yang selalu banjir.

“Mau hujan banyak atau dikit, ini selalu banjir. Tolong pihak berwenang segera ditangani, jangan dibiarkan banjir terus,” pungkasnya.      (kang prabu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *